Kadang kalian berpikir teman curhat kalian adalah orang selalu ada buat kalian, atau bisa di bilang menanggapi curhatan kalian. Bagi g...

Sekedar Penasaran Sekedar Penasaran

Sekedar Penasaran

Sekedar Penasaran


Kadang kalian berpikir teman curhat kalian adalah orang selalu ada buat kalian, atau bisa di bilang menanggapi curhatan kalian.

Bagi gue pernyataan di atas belum tentu kebenarannya.
Kenapa ?

Waktu gue lagi asyik Nge-den di toilet, sebuah pertanyaan tiba-tiba muncul dalam benak gue `Apakah teman curhat gue, emang peduli sama gue ?`. gue terus bertanya-tanya.
kenapa gue dulu harus curhat, kenapa dulu gue curhat, pikiran gue aneh tidak karuan, sampe saat gue baca 1 artikel yang isinya : Kadang mereka hanya sekedar penasaran, bukan perhatian.

Gue tambah gelisah dengan kebodohan gue dulu. Gue mencoba melupakan apa yang sekarang gue pikirkan, namun pikiran itu makin lama makin menghasut di kepala gue, hingga gue berpikir `Apakah semua orang melakukan hal itu?` hati gue langsung merespon `Tidak`, pikiraan gue mulai tenang dan bisa gue imbangi.

Untuk itu mulai sekarang gue sudah jarang curhat, gue mending jadi pemberi solusi *aladoktercinta*, Disaat gue Pengen curhat ada blog gue, di saat gue lagi galau ada twitter gue, jadi gue lebih alay dari biasanya.

Sarana curhat rekomendasi gue adalah orangtua, berhubung gue bukan tipe yang terbuka ke orangtua dalam hal beginian, gue paling anti dengan yang satu ini.

Kesimpulan : Jika kalian hendak curhat kepada teman atau sahabat, liat curhatan kalian sebelumnya, apa itu di respon atau cuman di dengerin, kalo kalian curhat ke gue sih, pasti gue akan beri solusi (sesat) .

Segini dulu curhatan gue. Gue punya pertanyaan : Setujukah kalian dengan gue ?
Jawabnya di komen.

4 comments:

Ini kolom komen lho..