Lebaran kemarin gue sangat-sangat excited untuk bisa mendapatkan hal yang berbeda dan tentunya bisa menghilangkan rasa kesendirian ini. Iya...

Banyak yang Berubah Banyak yang Berubah

Banyak yang Berubah

Banyak yang Berubah

Lebaran kemarin gue sangat-sangat excited untuk bisa mendapatkan hal yang berbeda dan tentunya bisa menghilangkan rasa kesendirian ini. Iya, dua kali lebaran ini, gue merasa semua hal berubah dengan perlahan dan sangat bertolak belakang dengan apa yang gue harapkan. Gue merasa seperti sedang mendapat ujian, yang tiap kali gue gagal, gue akan kembali menghadapi remedialnya.

Apakah senyuman ini tanda bahagia?
 Sore sebelum puasa berakhir, posisi gue berada dikamar. Semua hiburan seperti tv, laptop, dan hape tidak bisa menghilangkan rasa kesepian ini. Ini bukan sekedar curhat melankolis seorang laki-laki.

Sedikit flashback, ketika gue masih SMP. Entah, pikiran yang selalu hadir disaat isi kepala gue kosong adalah masa dimana gue duduk dibangku SMP. Gue punya banyak ceritanya disana. SMA yang gue pikir bisa membuat gue terbebas dari segalanya, malah hanya membuat kesenangan baru yang semu. Sambil menulis ini, gue melihat jam yang sudah hampir menunjukkan pukul 1. Gue berusaha melampiaskan kekosongan ini bukan hanya sekedar curhat, tapi memberitahukan something.

Pernah sekali waktu gue membaca curhat seseorang, gue merasa jijik. Mungkin itu juga yang akan kalian pikirkan tentang gue.

Hidup ini seperti sebuah roda. Gue ingin berada di dekat rem-nya agar disuatu saat, gue bisa menghentikan roda ini saat gue sudah kembali merasa nyaman. Gue sempat berpikir, orang-orang diluar sana apakah merasa nyaman dengan lingkungannya saat gue tidak merasa nyaman?

Pertanyaan-pertanyaan sesederhana itu saja bisa mengalahkan rumus Matematika, Fisika, maupun, Kimia. Gue merasa semua yang nyaman telah menghilang satu-per-satu. Mulai dari teman. Gue sekarang telah berada dibangku SMA. Jujur, saat dikelas, gue merasa seperti menemukan hal baru, tapi tidak membuat gue excited. Saat gue di SMP, menuju sekolah adalah hal yang paling menyenangkan. Seperti ingin kembali bertemu teman lama, padahal baru kemarin tidak bertemu karena libur. Sampai titik ini, gue sudah merasakan kejijikan didalam tulisan gue, lebih tepatnya curhatan. Gue tidak akan sering-sering menulis seperti ini untuk mencegah kalian muntah-muntah.

Satu pertanyaan mendasar untuk postingan ini: Pernahkah kalian mengalami perubahan yang membuat kalian berubah? Kalau ada dan tidak keberatan, bisa diceritakan. Mari kita muntah sama-sama.

5 comments:

  1. Hampir sama sih, aku juga ngerasa di SMA ini beda sama SMP. Dan aku yakin aku pasti berubah, mungkin karena temen dan lingkungan yang baru ._.

    ReplyDelete
  2. mencoba hal baru yang kelitannya menyenangkan itu emang nggak selamanya akan terasa menyenangkan. apalagi, melakukan hal lama yang udah cukup sering dilakukan. jadinya malah jenuh. huh

    ReplyDelete
  3. Wah, jelas beda dong kalo gue. Di SMP gue nggak ngenal tulis menulis. Baru di SMA bisa ngantuk-ngantukan sambil nulis... catetan Biologi.

    ReplyDelete
  4. Habis skripsi,
    hisdup gue berubah total. asli

    ReplyDelete

Ini kolom komen lho..