Jun 24, 2017

Ngabuburit dan Projek yang Tertunda

Mungkin sudah agak terlambat membicarakan hal ini, mengingat Ramadhan sudah ingin berpamit. Daripada gue melewatkan satu cerita ini, mending gue tulis aja. Semua orang selalu merasa ada yang salah dengan Ramadhan-nya tahun ini, gue setuju. Hidup ngga akan terus sama, itu yang baru gue sadari. Manusia tumbuh, semuanya berkembang, seiring semuanya, akan menimbulkan perbedaan.

Awal-awal masuk Ramadhan, bagi yang tahu, gue memberi sebuah info kalo gue mau membuat projek terbaru, 13 Reason Ramadhan, yaitu sebuah series untuk bulan Ramadhan, terinspirasi dari series berjudul 13 Reason Why. Walau secara cerita, akan berbeda, tapi gue lagi ingin menamakannya itu karena momennya pas.

Setelah gue mengumbar, ceileh, kayak artis aja. Maksudnya, setelah gue memberi info kalo projek itu akan gue jalankan. Skrip yang sudah gue tulis, gue kembangin lagi. Sembari itu, gue mulai mencari pemain yang akan mendukung jalannya projek ini. Gue juga memanggil kakak kelas gue yang katanya mau bantuin. Semuanya lalu berubah.

Entah mungkin karena kesibukan masing-masing, salah satu pemain yang gue harap akan bisa berpartisipasi tidak membalas kabar. Yang gue tahu, dia membuat IG Story, dan dm gue pun terabaikan. Beberapa hari kemudian, gue biarkan, dan dm itu kering tanpa balasan. Gue pun putus asa, entah gue yang ceroboh, atau memang waktunya yang salah.

Gue sangat merasa malu, mengingat projek itu banyak mendapat dukungan mulai dari teman sampai senior gue.




Kecewa? Iya. Malu? Abis.

Setelah itu, gue mengumumkan kalau projek itu gue batalin, gue ngga bilang itu gagal, gue akan bilang itu tertunda. Mungkin dilain kesempatan, projek itu bisa jalan. Dari sini gue mulai berhati-hati dalam mem-publish suatu kepercayaan.

Oke, selanjutnya, gue mau ngomongin ngabuburit. Setelah resmi gue menunda projek itu, gue akhirnya mencari kesibukan lain. Di rumah gue menghabiskan waktu menonton film, membaca buku.
Tapi, diwaktu-waktu tertentu gue merasa harus keluar. Harus mencari kesibukan lain yang mungkin hanya bisa gue lakuin pas Ramadhan.

Dan ide memancing pun tercetus.

Kita mulai membali tali pancing dan kail. Lalu dengan umpan udang, kita sudah bisa membawa pulang ikan untuk dimakan. Itu adalah gambaran ekspektasi awal kami. Disaat baru mau membeli tali dan kail, gue kesulitan. Kail yang kita butuh tidak ada di tempat yang kami cari. Gue lalu pulang dengan cuma membeli tali dan umpan.

Lalu mukjizat muncul, segerombolan anak pemancing belut lewat. Kami yang melihat, langsung mendapat ide untuk meminta beberapa kail mereka. Dan untungnya mereka dengan berbaik hati memberi. Dengan jumawa, kami pergi ke belakang rumah, yaitu laut atau teluk. Gue ngga tahu bedanya apa dengan cuma membaca definisi.

Di sana telah banyak orang memancing, kita nebeng dekat mereka. Dengan pancing yang culun dan ekspektasi yang besar, kami mulai memancing lewat lemparan kail pertama. Gue yang beberapa tahun lalu menemani bokap memancing, telah mempunyai ilmu.

Kenyataan tidak sesuai dengan harapan kami, kita cuma membawa pulang 2 ikan kecil yang akhirnya dibuang oleh bokap gue. Ngga layak makan katanya.

Hari demi hari berlanjut, kami tidak patah semangat, apalagi gue. Gue ngga akan berhenti sampai gue membawa pulang ikan yang akan gue makan. Sampai hari itupun tiba. Entah cuaca lagi bagus, tapi air itu sama dengan air beberapa hari sebelumnya: keruh. Gue ngga nyangka, kita bisa sehoki itu.

Gue membawa pulang beberapa ikan kecil, yang pastinya gue makan pas sahur. Hari itu, gue jadi ngga mancing lagi. Niat gue udah terpenuhi dan umpan juga sudah habis. Jadi, ngabuburit kembali menonton film dan membaca buku. Dan beberapa hari belakang, gue kepikiran untuk mengulas film yang gue tonton. Entah itu gue suka, gue ngga suka, gue heran, kayaknya akan random. Ini adalah salah satu hasilnya: Big Fish (2003) - Cerita Berbumbu Edward Bloom.

Ini adalah bukti niat yang kokoh dan kerja sama tim yang solid.

19 comments:

  1. Waduh, sayang sekali proyeknya tertunda. :( Semoga Ramadan tahun depan bisa dinikmati. Mangats!

    Btw, kok gak konsisten pakai "kita" dan "kami"? Yang betul "kami" kalau pembaca gak diajak. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, moga aja tahun depan.

      Oiya, masih kaku, setelah lama ngga nulis lagi..

      Delete
  2. Diem-diem juga nanti Rahul bikin proyek lain. Tungguin aja nih. :))

    ReplyDelete
  3. Begitulah, kadang semangat yang membara bisa aja tbtb redup karna suatu hal. Jadiin hikmah aja hehe. Ke depannya jalankan ini dgn baik. Dengan matang. Dengan taktik yang pas. Insyaallah berjalan. Semangat yaaaaah

    ReplyDelete
  4. 13 Reason Why itu apa yah? Ehe, egak tahu gue ehe. Gk update emang.

    Mau bikin vidio yah? Salut lah sama niat dan rencananya. Moga walau terunda kendala suatu saat terencana lancar.

    Mancing di laut asik juga yah. Apalagi dulu mancing sama bokap. Boleh juga share ilmu mancing ke gue nich!

    ReplyDelete
  5. Wah sayang banget itu series-nya kalo gak jadi. Mungkin diundur aja walaupun diundur yang penting jadi. Emang sih kadang suka gitu, kita rencanain suatu project udah diumumkan ke publik, eh, malah gak jadi karena kesibukkan atau lain hal. Gue juga pernah begitu, kok, hehe. :)

    Seru juga, ya, kayaknya mancing ikan pas ngabuburit. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, sebel abis sih.

      Iya, serunya karena kita jadi punya kesibukan lain~

      Delete
  6. Emang tadinya niatnya mau dibikin gimana si? ga ngikutin dari awal soalnya, dan ga ngerti 13 reason why juga kaya apa wkwkwkwkwk. Mungkin bisa bikin project lain yang serupa tapi tak sama *halah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Series buat Youtube. Tapi ngga lebih dari TV~

      Delete
  7. Sayang sekali proyeknya tertunda. Emang gitu sih, kadang kalo mau bikin proyek film pendek kendalanya ada2 aja. Semoga lain waktu proyeknya beneran kesampean dan lo nggak putus asa. Persis segigih lo waktu lagi mancing. Semangat bro.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmm, iya, makasih yah, dan semua yg udah semangatin~

      Delete
  8. Waduh, sayang banget ya projeknya tertunda. Padahal kayaknya udah matang banget persiapannya. Mungkin Tuhan memang belum mengizinkan untuk projeknya berjalan sekarang. Bisa aja nanti ketika projeknya jalan bakal ada sesuatu yang memang momennya pas saat itu.

    Semangat ya projeknya, ditunggu kabar baiknya :D

    Btw selamat udah bisa makan ikan hasil pancingan sendiri :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, terima kasih juga.

      Hehe, seneng ples deg degan lebih tepatnya~

      Delete
  9. yah padahal udah nanggung nungguin. Gakapa-apa sob,jangan nyerah disini. Mungkin bisa buat proyek lain yang bisa dikelarin. Tetap semangat bro

    ReplyDelete
  10. Ayo dong project-nya jadiin! Pasti yang lain juga udah pada nungguin tuh. Emang cobaan punya project tuh emang begitu, ada aja yg bikin patah semangat, asal jangan malah bikin project-nya gak jadi. Jalanin dulu! Semangat!!

    ReplyDelete
  11. mancing emang penuh kesabaran sih. Gue juga pernah beberapa kali mancing ikan gitu tapi ya ga dapet, bukan bakat kali :), hahaha.

    ReplyDelete

Ini kolom komen lho..