Posts

Fenomena Bayi Bicara dan Telur Rebus

Image
Sudah hampir memasuki pergantian hari ditanggal 25 kemarin ketika saya baru saja membaca sebuah postingan di Facebook. Itu adalah sebuah fenomena yang masih sangat hangat, dan ramai diperbincangkan. Sampai-sampai, beberapa grup WhatsApp saya ikutan ramai. Fenomena tersebut adalah kelahiran bayi ajaib yang bisa bicara dan mengatakan untuk sesegera mungkin merebus telur ayam untuk dimakan sebelum waktu berganti agar terhindar dari covid-19.

Tanpa berniat menyebar hoaks kembali, saya tekankan bahwa itu adalah hoaks. Setelah lama tidak menulis kembali, saya datang dengan tulisan yang sangat aneh. Kenapa? Saya juga tidak mengerti. Beberapa tulisan yang saya sempat pikirkan malah tidak terealisasikan. Namun saya melihat ada unsur ketertarikan disana. Jadi, saya ingin membahasnya sedikit.


Dimulai dari respon orang-orang. Saat saya menge-cek situasi grup WhatsApp, sudah ramai pembahasan itu. Ada yang bertanya kebenaran berita tersebut, kemudian dijawab dengan begitu serius sehingga menimbulka…

Goodbye C840, Wellcome S340

Image
Setelah hampir tujuh tahun bersama laptop Toshiba C840 yang dibelikan oleh Bapak dan Ibu sewaktu ulang tahun, saya memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengannya. Kami berpisah dengan baik. Dia sudah banyak membantu saya mengerjakan tugas, membuat video, sampai mengisi waktu luang saya untuk mengisi blog ataupun menonton film. Tapi, tentu saja itu sudah tidak bisa diteruskan mengingat C840 itu sudah sering sakit-sakitan.

Awalnya dimulai dengan engsel yang patah. Jadi, engsel untuk menutup laptop itu patah dan karena itu, laptop sudah tidak bisa ditutup secara sempurna. Itu menjadikan laptop selalu dalam keadaan terbuka setiap saat. Kemudian batrei yang mulai kala. Maksudnya, batrei sudah tidak bisa diandalkan tanpa sambungan listrik. Jadi, mau tidak mau, laptop harus selalu dalam keadaan dialiri listrik. Berikutnya adalah cas yang rusak. Ini bukan bagian dari laptop, tapi karena ini menyangkut masalah hidup tidaknya laptop saya menjadikan ini sebagai sebuah kendala yang musti yang tul…

Mati Suri dan Cerita di Baliknya

Image
Sudah hampir penghujung bulan, saya baru berani untuk kembali. Rasanya, saya mulai rindu kembali dengan blog ini. Tercatat, tulisan terakhir saya akhir September tahun lalu. Hampir lima bulan meninggalkan blog ini. Tentu saja saya tidak akan membuka dengan prolog "membersihkan debu". Saya pikir, itu sudah cukup usang.

Sampai disini, saya mulai berpikir lagi dengan first line tulisan ini. Saya menyebut kata baru berani. Seakan menggambarkan ada ketakutan saya dalam menulis. Padahal, memang alasan paling sederhana adalah kejenuhan. Apalagi waktu itu, saya memiliki banyak kesibukan tugas dan aktivitas kampus. Percayalah, saya mulai ragu karena sembari mengingat, kegiatan saya di kampus hanya bermain capsah banting.

Dalam postingan pembuka diawal tahun 2020 ini, saya akan mencoba merekap kejadian selama 2019 diantara masa-masa vakum atau mati surinya blog ini. Mungkin ada yang terlewat atau melenceng dari ingatan saya. Mudah-mudahan tidak demikian karena tidak saya maksudkan. Un…

Pendakian Pertama

Image
Kira-kira, apa yang terbersit di kepala kalian dengan kata "mendaki"? 5 CM? Soe Hok Gie? Tentu saja bukan kegiatan mengelupas daki. Bukan. Ini adalah cerita tentang pendakian pertama saya dengan tujuan camping.

Tanggal 21 kemarin, tepat setelah saya baru saja pulang dari Rumah Bunyi, saya akan mendaki untuk pertama kalinya bersama teman-teman saya. Kurang tepat disebut mendaki, persoalannya kata orang-orang objek yang akan saya daki ini tidak terbilang tinggi. Malam itu, kami akan mendaki ke Puncak Amarilis. Sebagai orang yang menetap di kota Kendari, sudah sangat terlambat untuk ke sana.

Bersama Adi, Alfa, Arjun, dan Iyar, kami naik tanpa persiapan yang matang. Padahal, dari rumah saya berpikir sudah sangat siap dari segi persiapan. Hal pertama yang saya sesali adalah alas kaki yang saya pakai. Seharusnya, saya memakai sepatu yang sering saya pakai saat joging ketimbang memakai sendal bepergian. Sangat sulit rupanya.

Saya diantar oleh adik saya ke titik perkumpulan. Sudah a…

Drama Ulang Tahun

Image
Sabtu malam diakhir September, saya bersama Ari, Dandi, Rendy, dan Riki sudah berada di Lippo Plaza Mall. Malam itu, tidak ada rencana hangout bersama. Kami sudah sangat jarang main ke mall. Malam Mingguan hanya untuk makan, nonton, dan nongkrong. Jika tidak, kami hanya ngobrol di teras rumah Riki sambil makan hasil kongsi gorengan.

Malam itu, rencananya kami ingin membeli beberapa donat untuk dipakai sebagai hadiah kejutan kami kepada Kak Rijal. Sebagai informasi, Kak Rijal adalah salah satu anggota dari geng lorong yang secara tidak sengaja dibuat. Isinya sekumpulan cowok-cowok halu yang bingung dengan malam Minggunya. Kak Rijal, adalah bagian dari keluarga Riki. Jika menggambarkannya sebagai anak tongkrongan, Kak Rijal adalah salah satu abang-abang kami. Sebelum punya kendaraan masing-masing, Kak Rijal adalah teman jalan sekaligus driver kami.
Sembari membeli donat, kami sempat turun ke Hypermart untuk membeli beberapa belanjaan dari voucher diskon. Setelah itu, kami pulang. Diteng…

Semacam Kasih Sayang

Image
Saya adalah orang yang jarang sakit. Bukan mau diminta-minta, tapi dalam setahun paling tidak hanya sakit demam biasa atau sakit kepala. Saya tentu saja punya riwayat penyakit. Dan itu membuat saya tidak melakukan hal aneh-aneh dalam hidup. Makan yah nasi, minum yah air. Saya tidak akan ada pada situasi untuk melihat seekor kecoa dan berkata,"disate enak nih.".

Belakangan ini saya berusaha menerapkan hidup sehat yang bisa saya lakukan. Sesungguhnya, itu adalah alasan saja untuk menutupi alasan sebenarnya: diet. Setiap pagi, saya lari minimal tiga puluh menit. Kemudian, sarapan dengan teh dan cemilan. Makan berat saya lakukan pada sore hari agar malamnya saya tidak makan apa-apa (kecuali ngemil).
Sebenarnya, berat badan saya tidak naik, apalagi sampai ke tahap naik drastis. Berat badan saya menetap dan hanya disitu-situ saja. Hanya, saya merasa perlu menggeser sedikit lemak dari tubuh. Untuk itu, sarapan yang biasanya gado-gado saya ganti, kemudian pola makan tiga hari saya g…

Ingin Masuk Berita

Image
Sejak kecil, salah satu hal yang saya inginkan adalah masuk berita. Mau itu di teve ataupun koran. Alasan waktu itu cukup sederhana, saya ingin disuatu momen saat menonton teve, saya bisa muncul di teve dan disaksikan keluarga. Khususnya orang-orang di rumah. Alasan itu kemudian diperkuat setelah salah satu teman saya masuk teve karena memenangi sebuah lomba. Teman saya yang lain, pada sebuah insiden yang cukup tragis, menemukan mayat seorang bayi di kali depan rumahnya, kemudian diliput salah satu stasiun teve dan koran lokal. Bukan hal yang harus dibanggakan, tapi makin membuat saya iri. Terutama ketika itu menjadi bahan pembicaraan satu sekolah.

Dengan sabar saya menunggu kesempatan itu. Menunggu hari keberuntungan untuk saya masuk didalam berita. Meski bukan dengan dorongan alasan tersebut, saya sempat memperdalam mata pelajaran Bahasa Inggris dengan mengikuti les sewaktu SD. Kemudian, oleh sekolah diajak untuk mengikuti lomba English Expo bersama teman-teman yang lain.
Beruntungn…