Posts

Ingin Masuk Berita

Image
Sejak kecil, salah satu hal yang saya inginkan adalah masuk berita. Mau itu di teve ataupun koran. Alasan waktu itu cukup sederhana, saya ingin disuatu momen saat menonton teve, saya bisa muncul di teve dan disaksikan keluarga. Khususnya orang-orang di rumah. Alasan itu kemudian diperkuat setelah salah satu teman saya masuk teve karena memenangi sebuah lomba. Teman saya yang lain, pada sebuah insiden yang cukup tragis, menemukan mayat seorang bayi di kali depan rumahnya, kemudian diliput salah satu stasiun teve dan koran lokal. Bukan hal yang harus dibanggakan, tapi makin membuat saya iri. Terutama ketika itu menjadi bahan pembicaraan satu sekolah.

Dengan sabar saya menunggu kesempatan itu. Menunggu hari keberuntungan untuk saya masuk didalam berita. Meski bukan dengan dorongan alasan tersebut, saya sempat memperdalam mata pelajaran Bahasa Inggris dengan mengikuti les sewaktu SD. Kemudian, oleh sekolah diajak untuk mengikuti lomba English Expo bersama teman-teman yang lain.
Beruntungn…

Jangan Joging Sebelum Baca Ini

Image
Saya rupanya sudah menulis tentang joging sudah lebih dari dua tulisan. Dan pembahasan tentang joging masih sangat banyak untuk dibahas. Kali ini, saya akan membahas panduan-panduan sebelum joging. Seperti judulnya, jangan joging sebelum baca ini.

Tulisan ini, terbersit beberapa hari yang lalu disaat saya sedang joging. Karena tidak membawa hape atau buku catatan, saya hanya berusaha untuk mengingat. Sayangnya, hari itu saya lupa. Dihari yang lain, saya kembali teringat tentang tulisan ini. Sepertinya seru untuk berbagi hal dari sisi yang paling personal. Seperti panduan dan tips pada umumnya, ini hanya bertujuan untuk membantu dan memudahkan kalian untuk joging. Bisa kalian ikuti, bisa tidak.

Baca juga: 7 Hal yang Sering Ditemukan Ketika Joging.


Niat Memang terdengar sangat klise, tapi percaya tidak percaya disuatu pagi yang sangat dingin, mengumpulkan niat untuk bangun saja adalah hal yang sangat sulit. Saya tipe orang yang lebih senang joging  pada pagi hari ketimbang sore hari. Alas…

5 Sutradara Favorit dan Filmnya (Bagian 2)

Image
Tahun 2017 lalu, saya membuat postingan yang membahas sutradara-sutradara favorit saya. Dari postingan itu, ada banyak nama sutradara yang ingin saya masukkan namun hanya bisa saya sebut lima. Dalam postingan ini, saya akan membuat lanjutan dari postingan tersebut, lima nama sutradara favorit saya, lagi. Dua tahun sudah cukup untuk membuat saya mendapatkan referensi yang lebih banyak. Dan, saya akan mengkuratori dari berbagai macam negara, genre ataupun tipe film.


Lagi-lagi, yang saya pilih adalah sutradara yang secara sadar dan tidak sadar sudah saya tonton filmnya lebih dari satu film, dan saya suka. Ada banyak yang ingin saya masukkan, tapi kelima ini akan menjadi perwakilan terlebih dulu pada bagian kedua ini.

Oriol Paulo



Entah pada tahun berapa, secara tidak sadar saya membaca salah satu rekomendasi di Twitter tentang film Spanyol. Awalnya saya ragu. Film apa ini? Salah satu yang saya tahu dari Spanyol adalah Barcelona. Tapi, saya mencoba menonton dan mulai senang dengan Oriol Pau…

Belajar Minimalis

Image
Belakangan ini, saya sangat tertarik dengan minimalisme. Terutama saat menonton film dokumenter Minimalism (2016) dan membaca buku Seni Hidup Minimalis karya Francine Jay. Itu juga, tidak lepas dari perkenalan minimalisme dari video YouTube Raditya Dika.

Awalnya tidak ada ketertarikan sama sekali. Apalagi, saya tipe orang yang percaya bahwa suatu barang pasti punya sentimental value. Maka dari itu, saat menonton film Hello, My Name is Doris (2015) saya merasa punya relasi yang sangat dekat dengan karakter Doris. Saya punya laci khusus yang menyimpan earphone-earphone rusak yang pernah saya pakai. Kemudian, saya punya beberapa barang dari SMP dan SMA. Saya merasa bersalah jika mengabaikan mereka semua, barang yang punya ikatan dengan saya. Terlebih lagi, saya sudah cukup akrab dengan film Toy Story.

Disisi yang lain, saya menyimpan ribuan foto digaleri hape. Saya tentu punya waktu untuk menghapusnya, tentu saja. Tapi, disamping rasa malas, saya kadang hanya sampai pada tahap melihat-li…

Sedikit Cerita Tentang Riko

Image
Senin di 17 Juni seharusnya tidak ada kuliah. Seharusnya. Tapi karena terlalu lama libur, uang untuk jajan sudah mulai kering. Jadilah, hari itu saya buat skenario agar terlihat ada jadwal mata kuliah. Rencananya hari itu, menggantikan jadwal kuliah palsu, saya hanya akan membayar wifi di Indomaret. Kemudian ke Lippo Plaza Mall untuk melihat buku-buku baru.

Tapi, setelah dari Indomaret, niat untuk ke Lippo Plaza Mall surut. Lebih tepatnya saya yang sedang malas. Karena sudah menjalankan skenario kuliah palsu, mau tidak mau saya harus menahan diri agar tak pulang dulu. Setidaknya sampai beberapa waktu. Saya balik arah menuju jalan pulang, tapi berhenti untuk nongkrong di pinggir laut By Pass.



Saya mulai membongkar isi tas. Saya sengaja membawa buku catatan, novel Rumah Kaca, dan sebuah binder yang saya pakai di kampus. Saat itu, saya tidak membawa laptop. Ada dua alasan. Yang pertama, saya merasa tidak menemukan apa-apa ketika membuka laptop. Yang kedua, komplikasi pada laptop saya sud…

Setelah Empat Tahun

Image
Empat tahun lalu, itu di tahun 2015. Waktu itu, saya baru saja belajar nonton film di bioskop. Film pertama yang saya tonton adalah Furious 7. Saya masih ingat betul, ketika hype film itu benar-benar besar. Dan itu mengundang keinginan saya, Fahmi, dan Fatwa untuk nonton. Sejak saat itu, saya mulai senang nonton film di bioskop.

Jaman itu, nonton film adalah sebuah ritual. Saya benar-benar harus mengumpulkan uang jajan dari hari Senin sampai Sabtu, ketika tahu akan ada film bagus untuk saya tonton di bioskop di hari Minggu. Sekarang beda, untuk nonton film, saya bisa nonton di hari apa saja dan kapan saja. Waktu ada, kendaraan ada, uang yang tidak ada.
Dulu, ketika mau nonton film, mental saya benar-benar harus siap. Ketika film diputar jam 7, saya sudah harus beli tiket dari sore dengan motor. Kemudian setelah Maghrib, saya mulai jalan dengan angkutan umum. Kenapa begitu? Itu karena waktu itu, motor masih sering dipakai. Dan saya juga tidak tega membangunkan orang rumah hanya untuk m…

Cerita-cerita Sebelum Lebaran

Image
Jadi, ketika postingan ini dipublish, kira-kira lebaran tinggal dua hari lagi. Ada beberapa cerita selama Ramadhan yang akan saya tulis dalam postingan ini. Dengan begitu, saya tidak perlu repot membaginya dalam beberapa postingan. Sebelum itu, saya lebih dulu mengucapkan minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.

1
Jauh hari sebelum puasa, saya sudah cukup was-was dengan ramadhan. Persoalannya adalah bagaimana bisa saya menghadapi bulan puasa sembari kuliah. Mungkin itu hanya keparnoan berlebih, karena beberapa teman terlihat anteng-anteng saja.
Hari pertama puasa, itu ketika sahur. Mama membuat hidangan yang sangat enak. Itu sudah menjadi ritual sahur pertama. Disana ada ayam goreng, kari ayam, dan beragam lauk pauk lainnya. Kami makan dengan lesehan disamping meja makan. Itu kami lakukan karena jumlah peserta sahur lebih banyak dari meja yang ada. Hari itu, saya tidak perlu khawatir, sebab besok mata kuliah diliburkan entah dalam rangka apa. Saya lebih senang menyebutnya d…