Aug 15, 2015

Nonton Gerak Jalan dan A18

Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Kamis. Gue merencanakan untuk nonton gerak jalan. Sebenarnya gue agak males perginya, tapi karna yang gerak jalan anak SMP dan SMA, gue sebagai lelaki tanpa status HARUS PERGI !. Dengan kemungkinan besar gue liatin banyak cewek cantik, atau kemungkinan kecil gue dapat pacar. woaahahaha.

Pulang sekolah di percepat dari biasanya karna jalan akan ditutup untuk memperlancar acara. Seperti biasanya, gue ngga langsung pulang, bersama-sama temen gue, kami duduk bersama dideket pertigaan jalan. Biasanya kita menghabiskan waktu sambil ngobrol, kalo lagi rejeki biasa di traktir.

Gue pulang.

Dirumah gue sudah mendapati adek-adek gue nonton Balveer. Iya, sinetron yang nolong anak-anak itu, gue juga suka nonton kalo lagi ngga ngapa-ngapain..
Cover serial Balveer.

Karna kepengen keren, gue mau pergi sambil bawa motor. Gue tanya tante gue,
"Motor ngga dipake kan ?" tanya gue.
"Dipake" Jawab tante gue, mantap.
"Sa mau goncengan sama Thariq" jelas gue.
"Ada mamamu, da mau nonton" jelas tante gue juga.
"..." Gue pasrah.

Niat gue untuk pergi terancam gagal, gue udah kayak ngga niat lagi. Gue langsung ngambil kunci kamar dan pergi kekamar buat nonton film. Saat Film baru dimulai..
*toktoktok* suara dari balik pintu.
"siapa ?" tanya gue.
"saya" jawab sohib gue Thariq.

Gue pun menjelaskan bahwa rencana nonton akan gagal, dia lalu memberi saran untuk naik angkot. Gue berpikir begitu juga, gue langsung gantian. Setelah gantian gue BBM dia. Tidak lama kemudian, dia datang.

Rencana nonton gerak jalan pun terlaksana.. Meski naik angkot.

Kitapun menyaksikan gerak jalan dengan tenang kayak ngga ada tanda-tanda akan terjadi apa-apa. Gue pun mengikuti Thariq teman gue bersama teman-temannya. Acaranya seru banget, di luar dugaan. Sesekali gue bertemu teman SMP gue yang lagi gerak jalan. 

Entah apa yang membuat orang berkumpul, kamipun melihat juga. Ternyata ada variasi barisan yang keren. Tiba-tiba bencana mulai muncul, gue melihat ada sosok perempuan dengan rambut terikat. WAH TERNYATA A18, inisial cewek gebetan gue pas SMP, salah satu cerita tentang A18: iniini , dan ini.
Gue ngga mau balik belakang, karna dia tepat berada di belakang gue. Kira-kira jaraknya cuman 3 meter. Sohib gue ngasih tau,"Rahul, ada A18" kata dia. 
"Gue tau, sekarang masih ada?" tanya gue.
"Masih" jawab Thariq.
"Sekarang?" tanya gue setelah beberapa saat.
"Udah pergi" kata dia.
"Fiuuhh" gue lega.

Ngga tau kenapa gue pengen ngga ada hubungan lagi sama dia, gue pengen kita berdua jauh sejauh-jauhnya. Meski realitanya gue masih sering nge-stalk kegiatan dia via Twitter. Minimal dia ngga pernah tau yang namanya Rahul lagi. Cukup.


2 comments:

Ini kolom komen lho..