Posts

Showing posts from February, 2016

Jakarta Love Story - Bagian 6

Image
Baca juga:
Bagian 1
Bagian 2
Bagian 3
Bagian 4
Bagian 5


Tok.. Tok.. Tok.. Suara pintu terdengar sangar keras dari.

Gue mengumpulkan nyawa untuk bangun. Melihat samar-samar pada jam weker yang telah gue setel setiap malam.

"Sial!" kata gue sambil melompat dari kasur.

Sesegera mungkin gue berangkat ke kamar mandi. Pas membuka pintu kamar, terlihat Dito berpakaian rapi. Dia tersenyum dan menyapa.

"Gue telat" kata gue histeris kebingungan.

"Baru juga mau di bilangin" kata Dito.

"Bilang apa?" tanya gue.

"Lo kayaknya udah telat" kata Dito.

"UDAH TAU KAMPRET!" kata gue, sambil ngeloyor ke kamar mandi.

Di saat seperti ini, gue harus memanfaatkan waktu dengan saat baik. Telat beberapa detik aja bisa gawat. Makanya, gue kembali memakai metode 3 in 1. Metode dimana kita bisa mandi dengan memakai sabun, sampo, sikat gigi bersamaan. Setelah selesai mandi, gue buru-buru ke kamar. Di atas kasur, sudah terlihat baju dan celana yang biasa gue pake…

Karma Pasti Ada

"Ciyeee!!!" Suara ribut seisi kelas menghiasi telinga gue secara bertubi-tubi.

Gue malu. Malu sejadi-jadinya.

Jadi ceritanya gini, hari Selasa, tepatnya tanggal 23 bulan Februari 2016 (Iya, baru-baru aja sih). Gue ke sekolah dengan jumawa. Habisnya, gue baru aja potong rambut. Potongnya sih kemarin, tapi efek pamernya masih kebawa-bawa sampai sekarang. Coba aja rambut gue potongnya keren, ini botak, tapi malah sok-sok di pamerin. Gue emang lagi suka banget dengan rambut setengah senti (baca: plontos).

Alasannya banyak sih, mulai dari bisa ngga pake sampo kalo lagi buru-buru, dimanapun kepala berasa adem (kecuali belajar matematika, fisika, dan kimia), dan tumbuhnya lama.

Setelah menyimpan tas, gue bersama teman-teman yang lain mengikuti apel pagi. Apel pagi berlangsung cepat dari biasanya. Ngga tahu apa sebabnya, mungkin guru-guru sudah capek mengoceh-ngoceh atau apalah. Setelah apel, gue dan teman-teman masuk ke kelas. Kelas gue lumayan dekat dengan halaman, jadi tinggal be…

HEART 2 Trailer

Image
Jadi ceritanya, gue di sekolah bersama teman gue lagi membuat sebuah video parodi berformat 'trailer'. Awal mula gue mempunyai ide pas ngeliat suatu kejadian yang ngga biasa di sekolah. Gue ngeliat teman gue lagi 'caper' sama teman gue yang (laki-laki). Bersama teman sebangku gue, kami berunding sambil tertawa bersama.

Waktu itu juga gue langsung ingat film lama yang sempat booming!
Yah, betul, HEART. 
Saat itu gue belum mau membuat. Tapi ada satu kejadian dimana teman sebangku gue di bully abis-abisan sama teman gue yang cowok, Iskar. Dan dia, nyuruh gue untuk membuat video untuk membuat mereka malu. Gue mengiyakan.

Dan sebulan lebih gue telah mengambil banyak adegan yang bisa terbilang paparazzi video. Perjalanan membuat video ini juga ngga mudah. Hape gue sempat disita guru pas ngerekam saat proses belajar mengajar.

Poster HEART 2
Saat nge-share poster itu di grup bbm. Semua pada heboh. Ada yang nanyain kapan tayang, harga tiket berapa, bagus atau ngga. Pokoknya gue…

Tulisan Wortel : Simpel tapi Elegan

Image
Simpel tapi Elegan, mungkin itu kata yang pas untuk blog Tulisan Wortel. Sebagian besar blogger di Indonesia selalu terpaku dengan tampilan, tanpa memikirkan konten. Berbeda dengan blog lainnya, Tulisan Wortel telah memberi warna baru untuk Blogger Indonesia. Dengan tampilan blog yang simpel, namun menonjolkan kualitas kontennya

Konten yang biasa di tulis Tulisan Wortel menurut pengamatan saya tidak kurang dari 300 kata. Namun, tulisan yang panjang dari setiap postingan atau artikel tidak membuat pembaca bosan membaca, sebab, Tulisan Wortel menyajikan kontennya dengan segar dan sedikit bumbu komedi.

Penampakan halaman depan Tulisanwortel.com
Penampakan penuh halaman utama Tulisan Wortel. Terlihat sangat simpel.
Dari halaman depan, kita sudah bisa melihat betapa simpelnya blog Tulisan Wortel. Dari sini, saya akan membedah habis tentang blog Tulisan Wortel. Sebelum itu, apakah kalian tahu penulis di balik blog Tulisan Wortel? Nama asli dari seorang penulis di Tulisan Wortel adalah Heru …

Pengalaman Futsal Pertama di SMA

Ceritanya, gue dan teman-teman kelas gue mau main futsal bareng. Waktu dan tempat sudah di tentukan. Uang juga sudah di kumpulkan untuk membayar tagihan pembayaran sewa lapangan nanti. Hari yang kami ambil adalah hari Sabtu. Kenapa kami ambil hari Sabtu? Sederhana aja, hari Sabtu kami main, kalau capek bisa istirahat, kan besoknya Minggu.

Pulang sekolah, sebelum pergi, gue makan dulu. Gue ngga mau tiba-tiba di tengah lapangan gue terkapar lemah gara-gara kelaparan.

Selesai makan, teman gue dua orang datang, bukan mau jemput gue. Mereka cuman ngasih tau, kalau yang jemput gue itu Iskar, teman gue. Gue pun kembali masuk ke dalam sambil menunggu si Iskar datang. Ngga berapa lama, si Iskar datang. Gue buru-buru minta ijin terus ngambil tas.

"Tunggu" kata gue, sambil mencari sepatu.

"Anjrit, sepatu gue mana yah?" kata gue, dalam hati.

"Tidak usah pake sepatu, Hul" kata Iskar.

Gue pun pergi bersama Iskar, naik motor, di goncengin. Kami menyusuri jalan dengan ng…

Menjadi Seorang CEO

Image
Gue selalu iri sama orang bisa tapi gue ngga. Tapi dengan ke-irian gue terhadap orang lain, tidak berbanding lurus dengan usaha gue. Misalnya, gue selalu iri dengan orang yang dapat juara 1-3 di kelas. Gue iri, tapi gue males-malesan belajar. Gue cuman  dapat peringkat. Intinya gue masih punya usaha untuk menjadi lebih baik. #Mencari #Pembenaran

Gue juga seorang yang sering ikut-ikutan. Misalnya, gue liat orang abis makan gorengan, terus gue ngiler liat orang itu, padahal gue abis makan nasi kuning baru aja. Tetap, gue beli lagi gorengan untuk mencegah air liur yang berbeberan.

Menjadi seorang Blogger juga hasil ikut-ikutan gue. Ceritanya, gue lagi liat teman gue nulis sesuatu di internet. Terus, gue iseng-iseng nanya,"Ini apaan?"

"Blog" katanya,"Buat nulis-nulis gitu" lanjutnya.

Gue pun mulai membuat blog dari hasil ikut-ikutan, juga. Blog pertama gue berisi tentang kesenangan gue memakai internet gratisan. Hehe, naluri.

Berangkat dari situ, gue mulai me…

Jakarta Love Story - Bagian 3

Image
Untuk bagianpertama.
Untuk bagian kedua

 ----------
Sekitar kurang lebih 3 hari gue dan Dito merasakan kejamnya Ospek. Badan gue dan Dito serasa abis di pijit, sama Big Show. Kabar buruknya gue akan tiap hari bertemu senior-senior songong,