Posts

Showing posts from January, 2019

Perjalanan Menjadi Saitama

Image
Libur panjang dimulai ketika mata kuliah di semester satu berakhir. Mulai dari itulah, saya mulai kembali menikmati hari-hari yang selalu saya lakukan ketika libur: begadang. Setiap malam, bersama teman saya (ataupun sendiri), saya selalu bermain PUBG. Karena mulai sering begadang, pola tidur terganggu. Yang biasanya jam 11-12 sudah ngantuk, sekarang jam 3 pagi masih segar.

Saya merasa ini sebuah kesalahan. Disaat libur, saya tidak seharusnya begadang. Saya sudah janji akan rutin berolahraga disepanjang liburan ini. Maka dari itu, saya mulai memperbaiki pola tidur. Membuat jadwal mati hape, sehingga tidak ada alasan untuk begadang. Sejam setelah mencoba tidur, tidak bisa. Dan akhirnya memutuskan membaca buku hingga ngantuk pukul 3 pagi.

Setelah pola tidur mulai membaik, pada Minggu pagi rencananya kami (anak-anak lorong), ingin pergi ke Taman Kota untuk jogging dan senam. Namun, karena semalam begadang lagi, akhirnya batal. Maksudnya, beberapa dari mereka tetap pergi, sementara saya b…

Melihat Kehidupan Dari Perkembangan Game

Image
Sebenarnya, saat ini saya hanya ingin tidur. Tapi tentu saja tak bisa karena jadwal tidur saya sudah kacau lebih dulu. Semua bermula ketika libur dimulai. Awalnya hanya ingin merayakan libur dengan begadang semalam bermain PUBG di hape. Namun, karena keasikan, malah terbawa-bawa hingga malam berikutnya.


Malam itu, sehabis bermain Creative Destruction (game yang mirip Fornite) di hape, saya mencoba untuk tidur lebih awal. Alih-alih tidur, pikiran saya malah semakin liar. Badan saya tidak berhenti untuk bergerak dari kasur. Seakan ada hasrat dari tubuh yang mengatakan: "Ayo, Bangun! Mari begadang!"

Semakin saya lawan dengan memejamkan mata, semakin pikiran saya liar. Ini tidak mungkin pengaruh kopi tadi siang, pikir saya. Sampai kemudian, pemikiran saya sampai pada melihat perkembangan di dunia ini lewat perkembangan game.

Dulu, saya bermain tetris di sebuah konsol game yang dibelikan oleh Ibu saya. Saya masih ingat waktu itu, konsol tetris saya warna biru langit. Saya menghab…

Karena Liburan, Gagal Final

Image
Perlu saya katakan bahwa ini adalah salah satu perjalanan terpanjang yang pernah saya tempuh menggunakan jalur darat. Itu adalah malam Sabtu, dimana kami sudah mengumpul uang 100.000/orang untuk biaya bensin dan lain-lain. Yang akan ikut, diperkirakan sekitar delapan orang. Yaitu, Kak Rijal yang dimana bertugas menyetir, kemudian Ari, Dandi, Ali, Riki, Rendy, dan saya sendiri. Yang terakhir adalah Sudi, yang kami jemput di rumah kakeknya.

Rencana perjalanan ini sudah direncanakan sejak hampir setahun yang lalu. Itu waktu kami sedang nginap di hotel. Awalnya kami hanya ingin ke Danau Biru, yang waktu itu lagi hits-hitsnya. Namun, rencana kami ini lebih besar. Kami akan ke Kolaka mengelilingi beberapa objek wisata.

Malam Minggu tanggal 22, kami sudah hampir siap sebelum saya mendapat info dari grup kelas. Katanya, Senin ini akan ada final test. Saya mulai panik. Beberapa teman saya yang sudah ada di Kampung apalagi. Kami bernegosiasi di grup dengan keting kami Danil. Lewat teman saya, k…