Posts

Showing posts from May, 2019

Pertemuan Dengan Podcast

Image
Jujur, saya baru tahu podcast setelah akhir 2018. Saat itu saya iseng nemu Inspigo dari Instagram Story Ernest Prakasa,"Wah, Podcast!".  Problem waktu itu, saya agak malas nonton video di YouTube karena mulai bosan. Karena itulah, saya buka Play Store dan memasang aplikasi Inspigo. Kemudian mendengarkan album podcast Ernest Prakasa, lalu Soleh Solihun, dan seterusnya karena saya mulai ketagihan.


Jika dipikir-pikir, saya tidak lahir di jaman saat radio masih populer. Tapi entah kenapa, podcast jadi suatu yang mulai saya sukai. Saya juga mulai agak bingung membandingkan radio dan podcast. Intinya sama-sama media suara. Setiap mau ke kampus, perjalanan hampir setengah jam saya isi dengan mendengarkan podcast Inspigo. Sempat ditegur karena terlalu berbahaya mengendarai motor sambil mendengar lagu, kata Mama. Saya hanya mengambil nasihat itu untuk saya lebih sering nengok spion. Di jalan, saya bukan tipe pengendara yang senang kebut-kebutan. Paling cepat mungkin hanya 80km/jam, i…

Lelaki yang Menderita bila Dipuji

Image
Saya bukan murid yang pintar. Bahkan, rajin bukan kata yang bisa saya tanggung. Di sekolah, saya bukan murid yang sepulangnya langsung mengerjakan PR atau membaca buku sampai tertidur dengan buku yang menutup wajah. Jika ingin dikata, saya murid yang murid pemalas. Mengerjakan tugas kebut semalam. Belajar hanya saat ada ujian. Bukan tipe-tipe murid yang bisa dibanggakan oleh sekolah.

Namun, entah mengapa saya juga bisa masuk peringkat di SD dan SMP. Begitu mengherankan dan mulai menyebalkan. Terutama saat penerimaan rapor. Perlu saya katakan, mendapat pujian adalah memikul sebuah beban yang tidak perlu. Dan mendapat nilai bagus adalah sebuah kecelakaan. Contoh kecilnya, di rumah, adik saya yang pertama. Sedikit lebih pemalas dari saya. Jika ada kabar dari sekolah, sembari memarahi adik saya, Mama selalu menjadikan saudara yang lain sebagai tolok ukur. Sebelum adik saya yang kedua masuk SD, saya selalu yang harus memikul beban sendiri. Untungnya, adik saya yang paling bungsu, pintar da…

Fenomena Nonton Konser

Image
Malam Kamis kemarin, di acara Kendari Expo, Sabyan datang untuk menghibur. Itu diadakan di Lapangan Benu-Benua yang jarak dari rumah hanya beberapa ratus meter. Bisa jalan kaki. Itu bukan malam pertama kami kesana. Sebab, malam sebelumnya kami juga kesana untuk melihat pameran dan kuliner. Yang pergi adalah banyak dan malas untuk saya absen satu-satu.

Malam itu, kurang seru sih, meski keadaan terlihat menyenangkan karena ramai. Satu hal yang saya cari, tidak ada, dan itu adalah wahana. Meski HUT Sultra kemarin sudah sempat naik Gelombang Asmara, tapi saya betul-betul ingin naik lagi. Terutama mengingat lagi hal-hal yang pernah saya lakukan disini. Biasanya, kami tidak janjian. Tapi saat sudah ke pameran, terutama untuk naik wahana, saya bertemu dengan teman-teman yang lain untuk kami jalan bersama. Salah satu hal cemen yang tidak bisa saya lupakan. Itu sewaktu saya dengan angkuh menerima tantangan masuk ke Rumah Hantu. Yang naik hanya saya, sementara Mama dan yang lain keliling meliha…