'Preman Pensiun': Wasiat yang Gagal Dijaga

loading...
Dari sinetron ke film, bukanlah hal baru. Sebelumnya sudah ada Si Doel, yang berangkat dari sinetron menjadi trilogi film untuk melanjutkan semesta DU (Doel Universe) dibawah payung Falcon dan Karnos Film. Pada semesta yang lain, ada ANP Universe yang digawangi oleh Aris Nugraha. Dimulai dari Sinetron Tukang Ojek Pengkolan, sampai yang paling baru adalah Gober.

ANP Universe kemudian berkembang. Dari yang tadinya cuma sinteron, menjadi film televisi. Kemudian ANP Universe mencari medium baru, dan bergerak menuju layar lebar pertama lewat film Preman Pensiun.

'Preman Pensiun': Wasiat yang Gagal Dijaga
sumber: MNCPICTURES

Film Preman Pensiun adalah lanjutan cerita dari sinetron Preman Pensiun 3. Fokus utama dalam filmnya adalah tentang bagaimana Kang Mus melanjutkan wasiat yang diberikan oleh Kang Bahar untuk menjaga keluarga atau bekas anak buahnya meski sudah tak lagi berada pada bisnis tersebut. Disamping itu, ada beberapa subplot yang menarik, salah satunya Eneng, anak Kang Mus yang sudah beranjak dewasa dan mulai mengenal dunia percintaan.

Baca juga: Membahas Tuntas 'Preman Pensiun 1 & 2'

Karena dalam sinetron Preman Pensiun 3 banyak karakter yang tidak muncul, film Preman Pensiun ini menjadi reuni dengan beberapa karakter yang sempat tidak muncul. Meski saya tidak mengikuti sinetron TOP maupun Gober, saya tau ada crossover yang terjadi saat Joni datang bersama driver dengan jaket Gober. Kemudian, dalam ftv Preman Pensiun: Kado untuk Mengenang Kang Bahar, juga ditampilkan karakter utama dalam sinetron Tukang Ojek Pengkolan.

Spoiler alert! Pembahasan ini mengandung spoiler!

Saya mungkin belum ada minat untuk mengikuti sinetron TOP maupun Gober, mengingat TOP yang sudah kebanyakan dan Gober yang tidak membuat saya tertarik. Tapi tidak menutup kemungkinan saya akan menonton beberapa episod. Pada waktu yang lain, saya menonton Awas, Banyak Copet yang merupakan spin-off dari Preman Pensiun. Mungkin, sayanya saja yang belum akrab dengan karakternya.

Bagi saya, adaptasi dari sinetron ke film adalah hal yang sakral. Bagaimana membuat satu loncatan sinematik, namun tidak meninggalkan kesan dan daya magis sinetronnya itu hal yang sulit untuk dilakukan. Dan Kang Aris berhasil membuat film Preman Pensiun sebagai adaptasi sekaligus sekuel dari sinetron Preman Pensiun 3.

Baca juga: 'Preman Pensiun 3' dan 'Sang Juara': Awal dan Akhir?

Hal yang paling saya senangi adalah komposisi match cut dialog yang bagus. Tidak banyak, namun cukup sebagai hiburan. Kemudian adegan pembuka ketika kamera mengikuti ipar Gobang menurut saya salah satu adegan yang cukup memorable.

Dalam film Preman Pensiun, sayangnya Dikdik mati dibunuh Gobang karena insiden kesalahpahaman. Wasiat yang dititipkan Kang Bahar, gagal dijaga Kang Mus. Ini membuat Gobang dipenjara dan karakter Dikdik otomatis sudah tidak ada. Saya belum menonton Preman Pensiun 4, namun sangat tertarik melihat apa yang akan terjadi pada cerita selanjutnya.

Apakah Gobang, setelah keluar dari penjara akan berubah menjadi the next Jamal? Saya juga tidak tahu karena belum sama sekali menonton Preman Pensiun 4. Sebagai lanjutan Preman Pensiun 4, film televisi bertajuk "Preman Pensiun: Kesempatan Kedua" tayang Agustus kemarin.
loading...

Posting Komentar

2 Komentar

  1. gue baru sadar, ternyata gue cuman suka denger judul film ini doang. preman pensiun. tapi, ternyata belom pernah nonton sama sekali. makanya enggak paham juga.
    baru tau, klo preman pensiun awalnya itu adalah sinetron.
    cupu banget gue :(

    BalasHapus

Terimakasih sudah membaca. Sila berkomentar terkait tulisan ini.