zsnr95ICNj2jnPcreqY9KBInEVewSAnK0XjnluSi

Membedah Kebingungan Doel dalam Memilih Sarah atau Zaenab

Trilogi kisah cinta Si Doel diakhiri oleh "Akhir Kisah Cinta Si Doel", yang dimana itu adalah puncak untuk Doel memilih antara Sarah atau Zaenab. Trilogi ini, menurut saya bisa dipadatkan menjadi dua film, atau bahkan satu film saja. Kalau dibedahpun, dari segi kejadian bisa lebih rapat lagi.
 
Film pertama adalah awal mula kepergian Doel dan Mandra ke Amsterdam, Belanda untuk suatu pekerjaan. Oleh Hans, Doel dipertemukan dengan Sarah, istri pertamanya yang pergi 14 tahun yang lalu bersama anak hasil perkawinan mereka. Zaenab yang tahu pertemuan Doel dan Sarah, merasa cemas namun tetap berusaha ikhlas dan tidak apa-apa.
 
Membedah Kebingungan Doel dalam Memilih Sarah atau Zaenab
Mandra dan Doel dalam film Si Doel The Movie (2018)
 
Kemudian dilanjutkan oleh film kedua, saat kepulangan Doel ke Indonesia. Setelah lama merahasiakan pertemuannya dengan Sarah, Doel akhirnya berterus terang dengan istrinya, Zaenab. Meski belum ada kata cerai, namun Sarah telah meninggalkan Doel tanpa kepastian. Zaebab yang mengisi hari-hari Doel selama ini dan mengurusi Nyak. Informasi itu membuat Zaenab patah hati dan memilih menenangkan diri kerumah Nyaknya. Disamping itu, Dul, anak dari Doel dan Sarah memilih untuk berlibur ke Indonesia. Mereka kembali bertemu Doel, Nyak, Atun dan Mandra. Zaenab yang menyadari hal itu, memberitahu ke Doel bahwa jika ia ingin kembali bersama Sarah, ia akan ikhlas, meski mereka sudah tahu bahwa Zaenab sedang mengandung anak mereka.


Dalam film ketiga, akan menjadi penyelesaian antara kebingungan Doel dalam film 1 dan 2. Apakah akan memilih Sarah atau Zaenab. Sebenar-benarnya, ini sudah bisa diketahui sebelum menonton film ketiganya. Ada beberapa faktor yang menjadi clue secara sadar atau tidak. Salah satunya adalah

Soundtrack dari Andmesh Kamaleng

Jika dalam Si Doel 2 mengaransemen lagu tema Doel yang dinyanyikan oleh Armada, Si Doel 3 mengambil lagu tema dari Andmesh Kamaleng yang sudah populer lebih dulu, Hanya Rindu. Jika lirik lagu Hanya Rindu dibedah, kita bisa tahu pada akhirnya Doel akan memilih siapa.
 
 
Segala cara telah kucoba
Agar aku bisa tanpa dirimu, 
Ho-oh
Namun semua, berbeda
Sulitku menghapus kenangan bersamamu
 
Pada potongan lirik pertama, adalah penggambaran peraasaan Doel pada film pertama dan kedua. Doel yang sudah bersama Zaenab, namun masih tidak bisa melupakan Sarah. Tak heran pertemuan Doel dan Sarah membuat kebimbangan untuk Doel. Lirik berikutnya.

 

Ku ingin saat ini, engkau ada di disini
Tertawa bersamaku, seperti dulu lagi
Walau hanya sebentar, Tuhan tolong kabulkanlah
Bukan diri ini tak terima kenyataan
Hati ini hanya rindu,
Ho oh
Hanya rindu
Ho-oh


Pada reff Hanya Rindu, adalah keinginan Doel untuk kembali bersama Sarah dan Dul, anaknya. Namun, ada penekanan "Walau hanya sebentar, Tuhan tolong kabulkanlah. Bukan diri ini tak terima kenyataan. Hati ini hanya rindu". Meskipun Doel berkeinginan untuk kembali bersama Sarah, namun itu hanyalah sebatas kerinduan saja.
 
Tak dapat disangkal, Hanya Rindu sebagai soundtrack film ketiga sebagai finale adalah keputusan terbaik. Sekaligus upgrade dari versi sinetron ke film, ini juga memberikan emosi baru ke dalam filmnya. Isi lagunya pun dibuat seakan-akan untuk kebutuhan film, atau jangan-jangan kerangka film ini diadaptasi dari lirik Andmesh? Saya juga tidak tahu. Intinya, menempatkan lagu Hanya Rindu pada babak terakhir kebimbangan Doel membantu cerita untuk menyampaikan emosi sampai ke titik klimaksnya.

Mengambil Kesalahan yang Sama

Membedah Kebingungan Doel dalam Memilih Sarah atau Zaenab
Sarah dan Zaenab dalam film Akhir Kisah Cinta Si Doel (2020)
 
Kepergian Sarah membuat Doel akhirnya menikahi Zaenab. Jika Doel merasa bahwa perpisahan mereka akan membuat Dul, anaknya bersama Sarah jadi kehilangan waktu kecil bersama Bapaknya, maka tak mungkin Doel akan melakukan hal yang sama dengan Zaenab dan calon anak yang dikandungnya. 

Jalan terbaik yang dipilih Doel adalah menyetujui perceraiannya dengan Sarah dan kembali bersama Zaenab. Pada akhir film, Doel menjemput Zaenab ke rumah Nyaknya. Doel juga mengatakan akan mencari Zaenab kemanapun. Ini merupakan komitmen Doel kepada Nyak Zaenab bahwa ia tak lagi bimbang dengan pilihannya. Ia sudah matang memilih Zaenab.
 
Membedah Kebingungan Doel dalam Memilih Sarah atau Zaenab
Doel dan Nyak Zaenab dalam film Akhir Kisah Cinta Si Doel (2020)

Trilogi yang Mubazir Durasi

Seperti yang sudah saya singgung, menurut saya, trilogi kisah cinta Si Doel ini mubazir durasi. Ketimbang membuat trilogi, ini bisa jadi dua film bahkan satu film saja. Kalau mau memeras duit dari kisah kebimbangan ini, idealnya bisa jadi dua film. Apalagi pada sekuel kedua, yang menurut saya, poinnya bisa masuk ke film pertama dan ketiga saja.

Kalau dirapatkan menjadi dua film, kita mungkin tidak akan melihat kebingungan Doel selama tiga tahun. Penulis naskah dan pengembang cerita mesti kerja lebih keras untuk menampilkan emosi Doel, Sarah, dan Zaenab, tanpa mengesampingkan komedi Mandra-Atun dan soul dari sinetron pendahulunya.

Tapi mungkin, ini pendapat saya, ini adalah fans service untuk para penggemar yang telah mengikuti kisah Si Doel dari jaman sinetron. Satu film mungkin terlalu sedikit, dua film terlalu tanggung, maka dengan kisah kebimbangan dan mungkin karena terbiasa pada format sinetron, dibuatlah menjadi tiga film macam serial Sherlock.
Related Posts

Related Posts

6 comments

  1. kisah cinta si doel yang ga kelar kelar hohoho...aku tuh ya karena ngikutin pas sinetronnya jaman masih pada muda kabeh sebenernya aku sukanya sarah huhuhu...ntahlah...soalnya pas ama zaenab jaman dulu tuh suka udah males duluan lihat emaknya si zaenab hoho, tapi si doelnya juga ga teges sih ya xixixi jadinya gregeten...lagiiii kenapa pas sarah cabut pertama kali dan lagi hamil kagak dikejer coba, malah nulungin zaenab lagi hihi..dah tau zaenabnya dari dulu suka ama dia kan jadi rumittt hiks hiks

    eh tapi memang menilik soundtrack andmesh yang lagu ini memang sepertinya condong kangen ama sarah ya yang udah mengisi hati dul duluan

    tapi sejujurnya aku blom pernah nonton yang filmnya sih, cuma tahu sinetronnya yang dulu itu..:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya malah tidak mengikuti sinetronnya. Mau ngikutin, tapi sudah jarang nonton teve. Di RCTI + juga episodnya tidak lengkap. Jadi ngikutin filmnya saja.

      Iya, lagu Andmesh sangat cocok untuk babak terakhir kisah cinta Doel ini

      Delete
    2. Apakah ini berarti kalau mbak nya udah tuaa yaa? Hihii.. Candaa 😅😅

      Delete
  2. Aku g nonton film ini, g tau kenapa rasanya g sama aja kayak pas jaman sinetron dulu. Kalau di sinetron kan lebih menekankan kehidupan keluarga betawi, jadi kita-kita yang bukan orang betawi tahu budaya mereka. Kalau yang ini dari sinopsisnya lebih ke kisah cinta segitiga. Jadi g tertarik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga ngga gitu ngerti karena ngga ngikutin sinetronnya. Tapi kayaknya fokusnya sudah beda dan keterbatasan durasi dalam film. Tapi kalau mau dibilang keterbatasan durasi, itu juga dibagi lagi jadi tiga film. Jadi memang budaya betawinya sudah tidak terlalu kental lagi, mungkin

      Delete
  3. Terkait kisah cinta yg ribet seperti ini. Aku jd kepikiran, kenapa tidak dari awal saja Si Doel berpoligami. Toh itu sah-sah saja. Tidak melanggar hukum negara dan agama. Bikin dua rumah yg berdekatan untk Sarah dan Zaenab. Atau ekstrem nya, mereka bertgia tinggal dalam satu rumah saja 😅
    Jd ga perlu ada drama2 yg smpe ke Belanda hehehee

    ReplyDelete
Terimakasih sudah membaca. Sila berkomentar terkait tulisan ini.