zsnr95ICNj2jnPcreqY9KBInEVewSAnK0XjnluSi

Pola Diet Cutting Harian Saya

Karena memilih cutting, otomatis saya harus mengurangi makanan yang masuk ke tubuh tanpa mengurangi protein yang masuk. Caranya bagaimana? Saya juga tidak tahu apakah ini benar dan relevan untuk semua orang tapi yang saya lakukan adalah dengan mengurangi komsumsi harian dengan program latihan fitness dan lari.

Seperti prinsip diet kebanyakan, defisit kalori memang penting, namun protein yang masuk ke tubuh juga harus ada. Saya pribadi, tidak tahu berapa jumlah protein yang saya butuhkan dan tidak mengomsumsi produk penambah protein. Untuk hal ini sebenarnya bisa saja saya cek, tapi saya tidak terlalu rajin dan sedetil itu.

Hal yang saya lakukan adalah memaksimalkan bahan makanan berprotein untuk menunjang kebutuhan harian. Sebenarnya bukan hanya protein, namun juga vitamin, karbohidrat, dan lain-lain juga penting. Namun karena tujuannya membentuk dan menajamkan otot, protein bisa membantu hal itu. Kira-kira, gambaran sederhananya seperti ini. 

Pola Diet Cutting Harian Saya

Pagi ketika bangun biasanya saya melakukan jogging sekitar 3-5 KM. Tidak setiap hari, tapi hanya pada waktu-waktu tertentu kalau memang tidak ada jadwal kuliah pagi. Setelahnya, saya sarapan dengan segelas kopi dan roti tawar isi telur mata sapi. 

Pola Diet Cutting Harian Saya
Biasa saya mix and match dengan susu dan energen. Terus kalo waktu sarapan sudah hampir lewat, saya kadang tidak sempat memanggang rotinya. Untuk telurnya sebenarnya lebih bagus kalo dimata sapi, tapi kalo bosan kadang saya dadar. Tergantung selera dan sikon pas bangun pagi.

Pola Diet Cutting Harian Saya

Protein saya dapatkan dari telur, karbohidrat dari roti, kalsium dari susu, dan kafein dari kopi. Ha ha ha. Sebenarnya kopi tidak terlalu penting untuk hal ini, namun itu penting untuk membantu mata dan badan saya bisa segar dipagi hari, apalagi kalau akan kuliah online. Saya juga pernah membaca satu artikel bahwa kopi baik diminum sebelum olahraga.

Saat makan siang, saya tidak terlalu memikirkan karena saya masih makan makanan rumah yang dibuat Mama. Apa yang ia masak, itu yang saya makan. Tapi biasanya, saya sangat menghindari yang goreng-goreng dan mengurangi porsi nasi. Saya lebih memilih ikan masak ketimbang ikan goreng. Tapi kalau tidak ada, saya juga memakan makanan goreng macam ikan, telur, atau tempe goreng.

Nah, makan malam. Ini yang penting dan bagi saya cukup punya banyak protein. Setelah latihan sore, saya mesti banyak memperoleh asupan protein. Setelah mandi, saya memasak dua butir telur rebus. Setelah habis maghrib, baru saya makan. 2 butir telur rebus, 1-2 pisang, dan susu Ultra Milk karena setelah saya bandingkan ia punya protein yang cukup tinggi. 

Pola Diet Cutting Harian Saya
Sebenarnya tidak mesti seirit ini. Kalau lapar dan tidak punya pisang, saya menggantinya dengan lauk ikan masak dan makanan non-goreng.

Pola Diet Cutting Harian Saya
Seperti yang saya bilang pola diet cutting saya agak fleksibel, apalagi saat makan siang. Saya tidak mungkin membiarkan masakan Mama saya tertinggal, basi dan berakhir di tempat selokan. Makanya, kalau teman-teman ingin prosesnya lebih maksimal bisa menggunakan cara yang lebih tepat di internet. Kalau punya uang lebih, mungkin bisa investasi ke whey protein ketimbang seperti saya.

Intinya dalam proses diet adalah defisit kalori. Jika misalnya asupan kalori teman-teman 2000 kalori dalam sehari, mungkin bisa dikurangi menjadi 1500 saja. Cara menghitung jumlah kalori bisa dengan mengecek di google. Ada banyak situs yang menyediakan asupan kalori untuk menu makanan harian.

Ohya, saya punya tips lancar BAB pagi yang saya temukan secara tidak sengaja. Itu berawal dari kebiasaan baru saya saat minum kopi dipagi hari. Saya juga tidak tahu darimana ini bermula, tau-tau setiap pagi kaki saya bergerak sendiri ke dapur, membuat air panas, dan menuangkan satu sendok kopi, lalu menyeduhnya. 

Semacam ada gerakan alam bawah sadar. Padahal waktu kecil, saya sering menganggap aneh orang tua yang hobinya minum kopi sambil merokok. Kata saya dalam hati,"apa enaknya sih minum kopi?".

Dan sekarang tiap bangun pagi, sebelum kuliah online, kopi sudah ada disamping kiri saya bersama sepotong roti isian telur yang saya lipat ditangan kiri. Ini semacam kebiasaan baru yang terbentuk tanpa sengaja. Saya tidak bilang ini cara yang benar, tapi hal yang saya lakukan ini selalu berhasil membuat saya bisa BAB setiap pagi.

Saya rekap kembali biar lebih gampang dan praktis.

Pagi (07:00-09:00): roti (karbohidrat), telur (protein), susu (kalsium) atau kopi (kafein).
Siang (12:00-02:00): apa saja yang di meja makan (dengan catatan porsi nasi dikurangi dan menghindari makanan jenis goreng).
Malam (18:00-20:00): dua butir telur rebus (protein), pisang (karbohidrat, vitamin, dan serat), susu (kalsium)
Pola Diet Cutting Harian Saya

Tentu saja ini tidak dianjurkan kepada orang yang punya riwayat asam lambung. Tapi saya sendiri, mengakali itu dengan prinsip sebelum minum kopi perut sudah ada isinya. Roti isi telur itu, misalnya. Terus saya dorong dengan dua-tiga gelas air sebelum menyeruput kopinya. Tidak ada langkah yang valid, tapi inilah yang saya lakukan. Jika memang khawatir, bisa ditanyakan kepada yang benar-benar mengerti.


Referensi bacaan dan tontonan:

Related Posts

10 comments

  1. Saya juga lagi nyoba ngurangin kalori nih rahul. Tapi masih susah karena saya sendiri juga tukang masak di rumah ya, bawaannya kalau lihat makanan gak habis tuh pengen ngabisin. hahahahaha....

    sementara ini baru ngurangin nasi meskipun pengennya mengeliminasi. kalau nambah protein sih keknya enggak karena saya nggak pengen jadi ji chang wook... jadi nambahin sayur aja ke dalam makanan sehari-hari.

    satu hal yang nggak bisa saya ikutin meskipun pengen: minum kopi. suami juga minum kopi dan pencernaannya lancar, tapi saya bener-bener udah gak bisa minum kopi :(

    makan malemnya boleh ditiru nih... makasih udah sharing yaa!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo tukang masak mah harus bergulat dengan aroma dapur, nyicip bumbu, dan godaan lain. Ha ha ha.

      Protein bukan hanya baik untuk diet, bagus juga untuk tubuh. Kalo sayur, mungkin bisa cari yang berserat tinggi macam bayam.

      Kenapa ngga bisa minum kopi kak Mega? Saya penasaran

      Ha ha ha. Iya, itu menu malam saya. Terimakasih kembali kak Mega

      Delete
    2. asam lambung tepatnya. katanya kalau minum kopi "betulan", nggak akan kena. tapi nggak ngaruh sih di saya. tetep mual kalau ngopi.

      dulu kuat ngopi. habis itu disuruh dokter stop sama sekali. dan sekarang malah jadi gak bisa. cium baunya aja udah susah. sekali2 masih minta sih kalo tergoda. :D terhitung 2021 sudah 7 tahun saya berhenti minum kopi "full".

      soalnya dulu ngopi supaya melek, bukan buat menikmati. sekarang malah gak bisa menikmati. jadi sayangi lambungmu yah :(

      Delete
    3. Oh, ternyata asam lambung. Sedih juga kalo ngga bisa minum kopi lagi :(

      Terimakasih sarannya kak Mega, saya akan nahan diri untuk tidak terlalu banyak minum kopi. Setidaknya satu gelas sehari cukup lah

      Delete
  2. Saya juga pakai diet rendah kalori mas Rahul, mengurangi karbo, hehehehe, dan makan telur rebus sehari 2 pcs perorang mau itu siang atau sore 🤣 Kebetulan saya dan si kesayangan bisa dibilang jarang sarapan, jadi jam makannya hanya siang dan sore jelang malam saja ~

    By the way, kalau seharian di rumah, nggak olahraga misalnya, mas Rahul akan kurangi makan atau tetap pada porsi yang sama dengan hari olahraga? 😁 Si kesayangan olahraga nggak setiap hari soalnya, tapi porsi makan dia saya samakan terus hahahahaha 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, telur rebus itu memang bagus. Selain rendah kalori, proteinnya juga tinggi. Terus bisa ganjal perut dalam waktu yang lama. Berarti makannya cuma dua kali sehari yah? Tapi paginya ngemil atau gimana? Saya paling sulit untuk tidak sarapan kak Eno. Ha ha ha.

      Tetap pada porsi yang sama kak Eno. Saya juga belakangan ini jarang olahraga. Kalo porsinya dikurangin, nanti bisa-bisa jadi cepat lapar dan porsinya malah lebih banyak dari biasanya. Tapi kalo bisa yah setidaknya ada gerak sedikit lah kalau cuma di rumah

      Delete
  3. Wah samaan dong dengan suami saya, lagi cutting juga tuh doi :D

    Waktu dia masih latihan berat, asupan karbonya banyak banget. Sampai akhirnya saya sadar kenapa perutnya lebih maju daripada saya yang lagi hamil begini wkwkw ditambah belakangan ini suami lagi hobi banget main badminton lagi, di mana berat badannya sekarang udah nggak mendukung untuk main badminton. Alhasil, doi cutting deh. Yang tadinya selalu makan berat 3x sehari, sekarang tiap sarapan cuma kopi hitam, 2 telur kampung setengah matang dan satu lembar roti. Siang makan nasi yang dikurangi, plus protein lebih banyak. Malam nggak nasi sama sekali, hanya protein dan sayuran. Dalam beberapa minggu, perut doi mulai kempes dan katanya sih badan mulai enteng. Oh yaa, untuk olahrganya sekarang nambah skipping. Seumur-umur saya belum pernah lihat dia skipping wkwkw 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Andreas juga lagi cutting yah? Ha ha ha. Bisa samaan yak.

      Nah, dimomen seperti itu memang sudah saatnya untuk diet cutting. Selain untuk mempertajam otot, juga untuk mengikis lemak. Kalo saya sendiri, kadang masih suka makan nasi kalo malam, tapi porsinya lebih sedikit dari makan siang, telur rebus tetap harus ada. Saya dari 87 kg terakhir nimbang sudah 60 kg. Saya sempat dikira narkoba sama orang rumah. Ha ha ha

      Delete
  4. fix, rotinya menggoda iman
    aku sendiri ngga bisa nerapin pola diet seperti ini, kalau diet malah ntar diketawain temen temen :D
    pola ini mirip seperti yang temen aku lakukan, sayangnya dia nggak bertahan lama, niatnya kurang kuat juga kayaknya, akhirnya suka tergoda sama makanan makanan lain hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Roti untuk teman ngopi pas sarapan memang ngga ada obat kak Ainun. Ha ha ha.

      Saya sendiri juga masih sering tergoda. Tapi itu saya gunakan untuk waktu-waktu cheating saja. Kalo sendiri, yah tetap makannya sesuai pola yang ada. Kalo sama teman yah makannya yang ada aja. Beruntungnya, kami sudah jarang makan bareng, jadi untuk tergoda selain dari sosial media dan tulisan kuliner yah ngga ada

      Delete
Terimakasih sudah membaca. Sila berkomentar terkait tulisan ini.