zsnr95ICNj2jnPcreqY9KBInEVewSAnK0XjnluSi

Fasilitas Baru, Bibit Ide Baru

Salah satu cara saya menemukan ide tulisan untuk blog ini adalah dari blogwalking. Saya banyak menemukan ide dari membaca tulisan teman-teman. Jika diperhatikan, malah saya cenderung mendaur ulang tema yang sudah ada untuk saya tulis menurut opini dan perspektif saya. Saya jarang mendapatkan bibit ide baru karena yang saya bahas hanya hal yang saya pahami.

Misalnya tentang blogwalking itu, saya tau teman-teman sudah banyak membahasnya. Membahas ulang akan membuat repetisi yang percuma. Saya akhirnya membuat analogi agar menjadi satu kebaruan dari tema blogwalking itu. Menjadi fasilitas yang saya miliki untuk menghasilkan ide-ide tulisan.

Sebenarnya saya senang diskusi, tapi kolom komentar sepertinya terlalu personal untuk sebuah diskusi. Saya punya keinginan membuat fasilitas baru sebagai lahan mencari bibit ide baru. Tapi niat saya terlalu personal, terlalu spesifik. Kayaknya tidak akan jalan kalo pola pikir saya sudah begitu. Sampai tiba beberapa hari yang lalu, Mas Anton merilis forum Kafe MM.

Fasilitas Baru, Bibit Ide Barusumber: vexteezy
Kafe MM adalah sebuah forum dari situs Maniak Menulis punya Mas Anton. Seperti forum online kebanyakan, isinya kurang lebih sama seperti yang lain. Bedanya, forum ini cenderung simpel dan friendly. Orang-orangnya masih dari circle blogger yang mas Anton kenal. Saya harap bisa lebih dari itu, setidaknya untuk teman-teman blogger.

Beberapa hari bermain, saya menyadari bahwa keinginan saya dulu sudah terealisasi lewat forum tersebut. Ini adalah fasilitas baru untuk saya, lahan baru untuk mendapatkan bibit ide baru untuk tulisan blog saya. Pembahasan diforum itu kebetulan beragam. Ada yang saya ngerti, ada yang tidak saya ngerti. Kesamaannya cuma satu, kebanyakan menarik.

Dari sana, saya ijin sama mas Anton untuk menjadikan forumnya sebagai fasilitas saya mencari bibit ide baru, sekaligus fasilitas untuk mengembangkan ide yang sudah ada. Makanya, saya membuat membuat beberapa thread untuk kebutuhan riset. Itu karena saya sedang menggali ide untuk tema tulisan terkait.

Sejauh ini forum tersebut cukup ramai untuk ukuran forum baru. Tantangannya adalah meningkatkan dan menjaga konsistensi itu. Pertanyannya lantas bagaimana?

Sebagai orang yang tidak tumbuh diera forum online, saya mengamati bahwa forum akan ramai hanya jika ada tiga faktor ini: 1) pesertanya, 2) kontennya, 3) moderatornya. Tiga pilar ini menurut saya sangat berperan penting dalam kelangsungan forumnya. 

Untuk membuat forum ramai tentu harus ada pesertanya. Setelah ada peserta, konten atau thread harus ada. Ada dua faktor yang membuat konten tersebut digemari, yang pertama karena menarik dan kedua karena relate. Salah satu dari hal ini mesti ada. Kalau tidak menarik, setidaknya bisa relate. Kalau tidak relate setidaknya menarik.

Moderator dalam hal ini bukan saja dari Mas Anton, tapi dari pembuat thread itu sendiri. Moderator yang baik, tau cara mengarahkan diskusi menjadi lebih menarik sehingga pembahasan akan terus berjalan dan menarik. Saya masih mencari dan mempelajari ritme itu. Ini hal baru untuk saya sendiri, bagaimana menggali agar mendapatkan kedalaman ide dalam riset yang saya lakukan.

Saya tentu sangat gembira dengan adanya forum ini. Kebanyakan teman-teman blogger yang saya kenal juga bermain di sana. Saya tidak canggung lagi, saya langsung bisa beradaptasi dengan cepat di sana. Niat mas Anton lebih kuat dan besar ketimbang saya untuk membuat forum. Saya hanya bagian kecil yang ada di sana, menjadi orang yang punya simbiosis mutualisme dengan mas Anton.

Kemarin, saya iseng buat thread untuk ODOP, atau One Day One Post. Iseng aja, mau ngeliat berapa orang yang tertarik dengan hal ini. Awalnya, saya berpikir untuk menjalani sendiri dengan jatah libur yang masih panjang. Tapi diri saya yang lain mengatakan akan seru jika mengajak teman-teman yang lain. Lahirlah ODOP 0.1, tulisan seminggu yang saya jalani bersama teman-teman blogger lain.

Kafe MM memang masih sangat baru. Tapi saya harap ini bisa jadi fasilitas baru yang mengumpulkan blogger-blogger untuk sekadar salam sapa, maupun kopdar online. Pos ini juga merupakan tulisan terbuka untuk blogger yang merasa perlu wadah untuk tulisan dan curhat. Kafe MM buka 24 jam, tidak seperti kafe-kafe kebanyakan di luar sana.

Related Posts

14 comments

  1. Kafe MM itu juga forum pertama yg aku ikuti.. Walau dulu sempet menjamur heboh dg forum, aku ga ikut satupun. Bahkan di kampus aku jg dulu ada forum yg sempet heboh, bikin temen2 betah berlama2 internetan cma buay berselancar di forum, aku jg ga ikut 😆

    Setuju sama Mas Rahul, sebuah forum bs rame karena 3 hal itu. Dan yg bikin aku ikut Kafe MM juga karena isinya adalah temen2 blogger yg berasa ada keterikatan tersendiri walaupun blm pernh ketemu 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin karena topiknya relate to kak Thessa, makanya Kafe MM jadi yang pertama untuk kak Thessa. Inipun juga pertama kali benar-benar aktif diforum online.

      Saya harap, mas Anton bisa delegasi ke beberapa teman lainnya untuk ngurus Kafe MM. Biar ada gerakan dan inovasi agar forumnya tetap rame

      Delete
  2. Baru aja daftar kafe MM karena saya kan termasuk maniak menulis (ngaku-ngaku). Iya saya merasa relate dengan kafe MM ini. Dulu saya juga ikutan forum, kok. Ada dua forum yang pernah saya ikutin Mommies Daily dan The Urban Mama. Saya senang deh ikutan forum di sana karena khusus mama-mama muda (dulunya, yang sekarang semakin tak lagi muda) membicarakan masalah parenting sebagai new mom... Dan hal-hal lainnya kayak rumpi antar ibu-ibu tetangga tetapi ini di jagat maya. Seru banget ikut diskusi di forum terlebih ada topik yang kita perlu pembahasannya dari teman-teman yang relate, sehingga dapat sudut pandang baru. 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat datang di Kafe MM, kak Intan. Saya juga baru-baru aja daftarnya. Ha ha ha.

      Dibanding WhatsApp Group, forum online memang serunya di situ. Karena dia punya ruang topik yang bisa kita sesuaikan dengan yang kita senang

      Delete
  3. forumnya emang beneran bagus dan simpel.. cuma ya itu, kalau bagi saya jarang ngecek T.T

    mungkin karena ga join di thread kali ya.. mempertahankan user itu emang butuh perjuangan ya bang.. bahkan startup itu sampai bakar uang untuk mempertahankan usernya..

    tapi jangan sampai bang anton bakar duit juga buat di MM :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, PR-nya itu, mempertahankan user. Sebagai anggota di sana, saya sebisa mungkin tetap aktif meski sebentar. Tapi memang harus ada orang yang nge-handle ini biar tetap jalan. Mas Anton kayaknya mulai sibuk dengan hal lain

      Delete
  4. Bener yaa di saat kafe-kafe pada tutup jam 8 karena PSBB, Kafe MM mah bisa buka 24/7 alias ga ada tutupnya 😆

    Aku juga berharap Kafe MM ini bisa makin berkembang, seenggaknya pesertanya pada aktif gitu. Sekarang juga aku usahain bisa aktif komen-komen di thread, tapi belum tau mau bikin thread apa wkwk. Dulu jaman main forum juga butuh waktu beberapa lama buat akhirnya bikin thread sendiri 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asiknya itu yah kak Eya, bisa datang meski sudah jam 3 pagi. Ha ha ha.

      Mungkin kak Eya bisa bikin thread tentang Jejepangan. Saya mah tertarik gitu kalo ada yang bahas ini

      Delete
  5. Wah, rasanya udah lama enggak berkomentar di blog orang, terus enggak meramaikan Kafe MM lagi. Rasanya akhir-akhir ini memang lebih senang jadi penyimak.

    Waktu diajak bergabung sama Mas Anton, saya mendadak ingat kalau dulu (2014-2015) pernah bersenang-senang di forum Jamban Blogger. Terlebih, waktu itu saya statusnya masih pemula banget sebagai bloger. Asyik bangetlah jadi dapat teman-teman baru, ide menulis pun melimpah.

    Saya lantas memutuskan bergabung, siapa tahu bisa mendapatkan keseruan itu lagi. Saya udah coba bersosialisasi ketika luang dan awal-awal bergabung.

    Kemarinan lagi rada sibuk, dan saya belum tahu sekarang kondisi di Kafe MM gimana. Tapi saat terakhir kali melihatnya, entah kenapa menurut saya beberapa TS masih kaku amat. Sehabis direspons, tak ada interaksi lagi. Seakan-akan kayak memulai thread, lantas pergi begitu aja (entah responsnya benar-benar dibaca atau diabaikan sama si TS). Semoga aja welcome-nya enggak cuma sama orang-orang yang sudah kenal, ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya taunya Jamban Blogger dulu itu situs, macam Nyunyu yang sempat jadi situs artikel anak muda. Ha ha ha.

      Mungkin masih berusaha mencari ritme yang tepat bang Yoga. Saya juga menyadari hal ini, terutama untuk saya sendiri. Forum online adalah hal baru untuk saya. Mudah-mudahan orangnya wellcome semua, saya rasa sih begitu

      Delete
  6. Dulu juga pernah forum buat para blogger Hul, kalo nggak salah Namanya Jamban Blogger. Dulu disitu juga rame banget, circlenya luas banget. Kevin Anggara juga pernah disitu, walaupun ya.. B aja sih.
    Kalau saya sebenernya hampir nggak pernah ikut terjun ke dunia perforuman. Bahkan kaskus yang rame banget juga saya nggak aktif. Cuma liat-liat aja.
    Kafe MM ini sepertinya perlu dicoba, setelah ini langsung otw buat daftar. Selain karena waktu nganggur saya masih banyak, saya juga pengen kenal lebih banyak lagi sama temen2 blogger yang masih pada aktif. Ayo coba diramein, Hul

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mas Edo, tapi dulu saya taunya itu situs artikel anak muda gitu. Ha ha ha. Kevin juga dulu masih aktif ngeblog, sempat nulis diblog lagi kemarin, tapi kayaknya tidak seaktif dulu.

      Nah, mungkin boleh dicoba mas Edo. Kalo nyaman, bisa lanjut. Saya taunya teman di sana wellcome-wellcome

      Delete
  7. heheheehe 24 jam non stop pokoknya
    mau jam berapa dateng monggo ayuk aja
    apalagi aku yang rata rata datengnya malam malam :D

    aku biasanya kalau stuck ide caranya BW juga dan dari sana ambil teori ATM, amati tiru modifikasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak Ainun, saya biasanya datang ke sana pas tengah malam atau pagi sekali. Jadi benar-benar kafe yang waktunya sangat fleksibel. Ha ha ha.

      Tanpa sadar, sebagian orang melakukan hal serupa tanpa tau nama teorinya

      Delete
Terimakasih sudah membaca. Sila berkomentar terkait tulisan ini.